Sabtu, 16 Mei 2009

2

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Keterlambatan sering terjadi dalam memproses gaji/upah karyawan akibat penumpukan pemrosesan pembayaran gaji/upah yang masih dilakukan secara tradisional/manual, karena data harus dicatat atau diproses berulang kali dalam upaya menyusun laporan gaji/upah karyawan.

Akibat dari banyaknya kompetitor dalam era globalisasi ini mengharuskan perusahaan – perusahaan untuk mengatasi masalah penggajian kepada karyawannya untuk mencegah berkurangnya produktivitas perusahaan dengan menggunakan sistem informasi penggajian yang terkomputerisasi. Dan bagi perusahaan yang mempunyai karyawan yang cukup besar, maka karyawan juga menjadi masalah yang harus dipecahkan.
PT. Indonesia Raya Audivisi (INDRA) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan/produksi, perekaman, dan penayangan film. Baik film fiksi atau non-fiksi dan film cerita ataupun non-cerita. Program – program tv yang pernah diproduksi oleh PT. INDRA mayoritas ditayangkan di stasiun tv Metro TV. Selain itu ada juga yang ditayangkan di stasiun tv Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), Surya Citra Televisi (SCTV), Trans TV, TV7, Jak TV, dan J-TV. Di tengah semaraknya kehidupan pers, kehadiran PT. INDRA diharapkan dapat memberikan makna bagi perjalanan menuju Indonesia baru dan meningkatkan kualitas media elektronik khususnya pada dunia pertelevisian

Indonesia. Setidaknya PT. INDRA dengan kemampuan sumber daya yang dimilikinya menjadi alternatif baru penyedia jasa informasi yang dikemas khas dalam format audio visual. Oleh karena itu sumber daya manusianya harus ditunjang salah satunya dengan memberikan gaji/upah tepat pada waktunya untuk memelihara suatu angkatan kerja yang penting bagi produktivitas perusahaan.
Sistem penggajian yang sedang berjalan pada PT. INDRA masih menggunakan cara tradisional/manual. Untuk mempermudah dan mengakuratkan proses perhitungan gaji pokok, tunjangan untuk karyawan, lembur dan potongan - potongan. Disarankan agar perusahaan menerapkan sistem informasi yang terkomputerisasi.
Oleh karena itu penulis membuat dan menyusun sistem ini dengan tujuan membantu PT. INDRA dalam mengontrol dan mendukung keseluruhan aktifitas dan kinerja sumber daya manusia dengan harapan mempermudah perusahaan dalam memproses gaji/upah karyawan dengan cepat, tepat dan akurat.
Berdasarkan masalah diatas, maka judul yang tepat untuk Information System Minor Project ini adalah : “ Sistem Informasi Penggajian (Payroll) Karyawan PT. Indonesia Raya Audivisi”.

1.2 Ruang Lingkup
Berdasarkan pada latar belakang diatas, maka pembahasan masalah dalam Information System Minor Project ini perlu diadakan pembatasan ruang lingkup penulisan pada bidang tertentu untuk menghindari penafsiran yang berbeda terhadap masalah yang akan dibahas, yaitu sebagai berikut :
• Slip gaji
• Absensi dan Lembur
• Laporan - laporan (gaji, absensi, lembur, pajak penghasilan)

1.3 Tujuan dan Manfaat Penulisan
1.3.1 Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan ini adalah :
a. Mengetahui dan menganalisa sistem penggajian karyawan yang digunakan PT. INDRA.
b. Merancang dan menerapkan sistem informasi penggajian (payroll) yang terkomputerisasi sebagai solusi terhadap masalah yang dihadapi oleh PT. INDRA.
1.3.2 Manfaat Penulisan
Manfaat penulisan ini adalah :
a. Penulisan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi PT. INDRA agar dapat memproses dan memberikan gaji/upah karyawan tepat pada waktunya.
b. Menghasilkan suatu informasi penggajian yang cepat, tepat dan akurat dalam membantu dan memudahkan user untuk memproses penggajian.
c. Memberikan masukan dan informasi bagi penulis lain yang akan melakukan penulisan dengan topik yang sama.

bab4

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

IV.1 Kesimpulan

Sistem yang dirancang, diharapkan dapat memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan. Dengan diterapkannya sistem ini diharapkan segala kendala tentang keterlambatan dan ketidak-akuratan laporan-laporan yang berhubungan dengan masalah penggajian karyawan dapat diatasi, bahkan mempercepat transaksi yang dilakukan perusahaan.

Dari proses pembuatan sistem ini, dapat diketahui bahwa untuk menyusun suatu sistem informasi yang baik, tahap-tahap yang perlu dilakukan adalah dengan mempelajari sistem yang ada atau yang berlaku saat ini , merumuskan permasalahan yang ada, mencari alternatif penyelesaian untuk masalah yang ada, kemudian merancang suatu sistem yang dapat mengatasi masalah serta mengimplementasikan sistem yang dirancang.

Output yang dihasilkan harus selalu diamati, karena dengan berubah-nya lingkungan perusahaan, akan berubah pula kebutuhan output sistem tersebut. Jika terjadi perubahaan kebutuhan sistem, maka untuk dapat menyediakan informasi yang aktual perlu diadakan lagi tahap-tahap pembuatan suatu sistem seperti yang telah disimpulkan diatas.

4.2 Saran

1. Dengan adanya program pengolahan data penggajian ini, maka perlu pengetahuan dan pelatihan bagi operator komputer untuk menjalankannya, terutama untuk sistem operasi windows.

2. Pembuatan file cadangan sebaiknya dilakukan secara berkala (3 atau 4 bulan sekali ), hal ini sangat penting artinya untuk mencegah kemungkinan kehilangan dan kerusakan data yang telah disimpan.

3. Sebaiknya digunakan program antivirus yang residen. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada program ataupun data-data yang lain.

4. Masih perlu dikembangkan sistem penggajian ini agar lebih luas dan masih dapat dikembangkan kearah jaringan.

bab3

BAB III

IMPLEMENTASI PROGRAM

Sebelum dijalankan, program terlebih dulu harus diinstalasi ke hard disk. Proses instalasi berguna untuk membuka dan menyatukan kembali file-file yang terpenggal serta terkompresi. Cara menginstalasi aplikasi tidak berbeda dengan aplikasi berbasis windows lainnya.
Setelah program diinstalasi maka untuk menjalankan aplikasi ini, dari Start pilih Mirota Gejayan|Penggajian, seperti yang terlihat pada gambar berikut ini.

Setelah itu akan muncul sebelum tampil menu yaitu Password adapun tampilannya adalah sbb :

Dan kita isikan Password tersebut maka akan ditampilkan menu, yang terdiri dari File, Report, SetUp, dan juga About serta menu untuk keluar ( Exit ), Adapun tampilannya adalah sbb :

· File : terdiri atas sub-sub bagian yaitu :

· Identitas Karyawan : berfungsi untuk mengisikan data-data atau Identitas karyawan baru.

· Slip Gaji : berfungsi dalam mengelola dan mengisikan gaji karyawan setiap bulan.

· Absensi Kerja yaitu : mengisikan Absensi kerja karyawan guna mengetahui presensi kerja karyawan selama satu bulan.

Adapun menu Identitas karyawan adalah sebagai berikut :

Disini kita akan mengisi semua field yang ada pada tampilan tersebut sesuai dengan identitas pribadi kita.

Tampilan menu Slip gaji adalah sbb :

Disini Nik, Nama Karyawan, Gaji pokok, Periode, Tanggal, Golongan, Jabatan, Bagian, Iuran SPSI, Iuran Koperasi, Asuransi, THR Tunjangan Jabatan adalah terisi secara Otomatis, sedangkan Bonus dan Total Gaji terlebih dahulu kita menekan tombol Bonus.

Adapun perhitungan Bonus adalah : Tunjangan Lembur x Jumlah jam lembur.

Sedangkan untuk Total Gaji adalah : (((Gaji Pokok)+(Tunjangan_jabatan)+(Bonus) + (Tunjangan Hari Raya)) - ((Iuran SPSI) + (Iuran Koperasi) + (Asuransi))).

Tampilan menu Absensi kerja adalah sbb :

Disini juga dimasukkan mengenai kehadiran kita setiap hari yaitu tanggal masuk, jam kehadiran, jam pulang serta jumlah jamlembur jika ada. Sedangkan untuk Nik, dan Nama sudah otomatis akan terisi.

Dan selanjutnya yaitu menu Report yang terdiri atas sub-sub bagian menu yaitu : Daftar Karyawan Bagian dan Keseluruan dan juga Laporan Presensi kerja selama 1 bulan.

Adapun tampilan menunya adalah sbb :

Tampilan Sub menu Laporan Karyawan Per Bagian Adalah sbb:

Disini pada Combobox kita memilih jenis Bagiannya, misalnya Produksi maka tekan tombol “ OK “ maka tampilannya adalah sbb :

Informasi yang ditampilkan yaitu : Nik, Nama, Alamat, Status, Gender.

Selanjutnya tampilan Sub menu Karyawan secara Keseluruan yaitu :

Untuk laporan karyawan secara keseluruhan maka akan ditampilkan informasi sesuai dengan data-data karyawan yaitu : Nama, Golongan, Jabatan, Bagian, Gaji Pokok.

Tampilan menu Set-Up adalah sbb :

Set-up disini terdiri atas bagian sub menu yaitu : Set-up Gaji dan juga set-up Paswords.

Set-up gaji terdiri atas : Setup berdasarkan atas : Bagian, Golongan, Jabatan. dan Potongan. Agar lebih jelasnya kita lihat tampilan dari Set-up gaji tersebut :

Tetapi sebelum kita masuk kedalam set-up gaji terlebih dahulu kita mengisikan paswords dan setelah itu kita akan melihat tampilan dari set-up gaji , adapun tampilannya adalah sbb :

Disini tampilannya terdiri atas 4 pilihan yaitu terghantung kita ingin mengolah atu mengubah berdasarkan apa gaji tersebut, tetapi agar lebih jelasnya marilah kita lihat fasilitas informasi yang ditampilkan dari masing-masing pilihan tersebut yaitu :

Bagian :

Disini kita dapat mengubah kode bagian dan nama bagian sesuai dengan kebutuhan.

Jabatan :

Kita pada fasilitas ini dapat mengolah atau mengubah data-data yaitu kode jabatan, nama jabatan dan juga Tunjangan jabatan sesuai dengan ketentuan yang ada pada perusahaan tersebut.

Golongan :

Disini dapat kita lihat bahwa kita dapat mengubah atau mengolah berdasarkan Golongan yaitu : Golongan, gaji Pokok , Iuran koperasi, tunjangan lembur.

Potongan :

Disini kita dapat juga melihat dan mengolah data dari informasi yang ditampilkan yaitu : Kode untuk potongan, Potongan SPSI, Potongan asuransi.

Selanjutnya kita melihat tampilan menu dari Set-up Paswords yaitu terdiri dari paswords Awal dan Pasword gaji.

Pasword awal berfungsi untuk mengubah paswords awal program yang User jumpai. sedangkan Pasword Gaji adalah Untuk mengubah Pasword pada Set-up Gaji yang kita jumpai, agar lebih jelasnya marilah kita lihat tampilan untuk Set-up Pilihan yaitu untuk Paswords gaji dan Pasword Awal.

Disini kita pilih paswords mana yang akan dirubah yaitu Paswords awal atau pasword gaji :

Agar lebih jelasnya kita lihat jika kita ingin mengubah paswords untuk yang kedua-duanya maka fasilitas tampilan yang muncul adalah sbb :

Disini ada fasilitas yaitu kita pertama-tama memasukkan paswords lama dan setelah itu kita masukkan pasword baru dan nanti akan ada perintah paswords sudah diubah jika kita dalam memasukkan tidak ada yang salah.

Tampilan Menu Help :

Menu Help terdiri dari Cara Menjalankan Program dan About. Jika dipilih perintah Cara Menjalankan Program maka akan ditampilkan isi dari file Help, Mirota.HLP dimana didalamnya berisi petunjuk cara penggunaan program.

Adapun isi About adalah sebagi berikut :

Disini dijelaskan Pemilik Program dan nama perusahaan tersebut.

Menu Exit yaitu berfungsi untuk Keluar dari Program.

bab2

BAB II

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

II.1 Bagan Organisasi

Untuk mencapai tujuan yang diinginkan, maka sebuah perusahaan haruslah mengatur pembagian tugas perusahaan sedemikian rupa. Bentuk dari pembagian tugas itu dapat digambarkan ke dalam suatu struktur organisasi atau bagan organisasi, sistem yang akan dikomputerisasi ialah karyawan bagian produksi.

Analisis sistem Penggajian

Para pegawai tersebut merupakan tenaga kerja dimana pembayaran atas penyerahan jasa yang dilakukan oleh pegawai tersebut dibayarkan berdasarkan jumlah hari kerja, jam kerja atau jumlah satuan produk yang dihasilkan oleh pegawai.

Sistem penggajian bagian produksi ini melibatkan fungsi kepegawaian, fungsi keuangan dan fungsi pengawas.

· Fungsi kepegawaian bertanggung jawab dalam pengangkatan pegawai, penetapan tarif upah, promosi atau mutasi pegawai, penghentian pegawai dari pekerjaannya dan penetapan berbagai tunjangan, iuran serta potongan gaji pegawai.

· Fungsi keuangan bertanggung jawab atas pelaksanaan perhitungan dan pembayaran gaji pegawai, fungsi pengawas bertanggung jawab atas pengawasan produksi yang meliputi distribusi tenaga kerja serta jumlah produksi yang dihasilkan oleh setiap pegawai , secara garis besar, sistem penggajian pegawai yang berlaku dapat dilihat pada gambar :

Gambar : Sistem Penggajian karyawan pada Toserba Mirota Gejayan Yogyakarta

Setiap karyawan diwajibkan untuk memasukkan kartu pada mesin pencatat waktu sebelum dan sesudah bekerja, kemudian pengawas mengumpulkan recorder (absensi) tiap karyawan dan memeriksa serta men-total jumlah jam kerja dan jam lembur tiap karyawan untuk dimasukkan dalam time record. Time card tersebut diserahkan pada staff personalia yang memindahkan data yang ada ke jurnal harian karyawan. Selain itu pengawas juga menghitung jumlah produksi yang dihasilkan oleh masing-masing produksi. Pada akhir periode (1 periode = 4 minggu), staff personalia akan menghitung jumlah gaji yang harus dibayarkan, berdasarkan data yang ada pada jurnal harian karyawan, daftar bonus, serta data karyawan ( untuk menentukan standar gaji kepada keuangan, yang bertugas membagikan gaji pada para karyawan. Staff keuangan juga bertanggung jawab dalam pembuatan kwitansi sebagai bukti tanda terima gaji.

II.2 Analisis Arus Informasi Dalam sistem

II.2.1 Diagram Alir Prosedur : Proses Penggajian karyawan

1. Level 0

2. Level 1

Sub Proses 1, Absen

Sub Proses 2, Perhitungan jam kerja

Sub proses 3, Penggajian Karyawan

II.2.2 Arus data sesudah komputerisasi

Diagram Alir data ( DFD )

Proses penggajian karyawan (setelah ada Sistem Informasi )

· Level 0

Level 1

Level 2

3. Proses perhitungan gaji

Level 0

Level 1

Level 2

Level 0

Proses Absensi

Level 1

Level 2

II.2.3 Kamus Data

Pada kamus data ( data dictionary ) ini, semua jenis data yang terlibat dalam proses yang terjadi, didefinisikan dan dikumpulkan dalam bentuk penyajian seperti berikut :

II. 3 Persiapan Data Contoh

NiK (f1)

Nama Karyawan (f2)

Alamat (f3)

Agama (F4)

Jenis Kelamin (f5)

Status (f6)

Pendidikan (f7)

Tanggal Lahir (f8)

Tanggal masuk kerja (f9)

Jabatan (f10)

Golongan (f11)

Bagian (f12)

Gaji Pokok (f13)

Potongan SPSI (f14)

Potongan Asuransi (f15)

Iuran Koperasi

Tunjangan Jabatan (f17)

Tunjangan Lembur (f18)

Bonus Prestasi kerja (f19)

Total Gaji (f20)

THR ( f21)

0001

Rizky H

Jl. Garuda No. 555 Sidoarum V, YK

Islam

Laki-laki

Duda

Sarjana

01 January 1975

03 Maret 1996

Pimpinan

4D

Produksi

Rp. 250.000

Rp. 2.000

Rp. 5.000

Rp 20.000

Rp. 30.000

Rp. 10.000

Rp. 30.000

NiK

Nama Karyawan

Alamat

Agama

Jenis Kelamin

Status

Pendidikan

Tanggal Lahir

Tanggal masuk kerja

Jabatan

Golongan

Bagian

Gaji Pokok

Potongan SPSI

Potongan Asuransi

Iuran Koperasi

Tunjangan Jabatan

Tunjangan Lembur

Bonus Prestasi kerja

0002

Shinta

Jl. Janti 43a Yogyakarta

Khatolik

Wanita

Belum nikah

Sarjana

4 April 1975

08 November 1997

Wakil Pimpinan

4C

Produksi

p. 200.000

Rp. 2.000

Rp. 5.000

Rp. 20.000

Rp. 25.000

Rp. 7.500

Rp. 20.000

NiK

Nama Karyawan

Alamat

Agama

Jenis Kelamin

Status

Pendidikan

Tanggal Lahir

Tanggal masuk kerja

Jabatan

Golongan

Bagian

Gaji Pokok

Potongan SPSI

Potongan Asuransi

Iuran Koperasi

Tunjangan Jabatan

Tunjangan Lembur

Bonus Prestasi kerja

0003

Ella Indah Prasasti

Jl. Parangtritis No. 105 Yogyakarta

Islam

Wanita

Nikah

Diploma

18 Agustus 1978

16 Januari 1998

Sekretaris Manajer

3D

Personalia

Rp. 125.000

Rp. 2.000

Rp. 5.000

Rp. 20.000

Rp. 10.000

Rp. 5.000

Rp. 10.000

II.4 Perancangan Laporan

Output dalam Produk Sistem Informasi yang dapat dilihat pada rancangan sistem ini, output akan berupa Laporan untuk memberikan informasi mengenai berbagai masalah yang berhubungan dengan gaji dan kepegawaian. Dan output tersebuta akan ditampilkan nantinya pada layar monitor yang berupa tabel. Dan berbagai laporan tentunya dapat dicetak melalui printer. Adapun laporan-laporan yang dibutuhkan adalah :

· Laporan Karyawan per Bagian

· Laporan Karyawan keseluruan

· Laporan Daftar Gaji Karyawan

· Laporan Presensi Kerja

Maka Draf dari laporan tersebut adalah :

· Laporan Karyawan Perbagian

Kegunaan : Untuk mengetahui Identitas karyawan perbagian / Departemen.

Pemakai : Pimpinan Perusahaan.

Pengisi : Bagian Personalia.

Sumber data : Bagian Personalia.

Frekwensi : Tergantung Keinginan atau masalah yang ada

Rumus : -

Penyimpanan : f1 s/d f5 diambil dari karyawan.dbf

F10 diambil dari jabatan.dbf

Laporan Karyawan Keseluruan

Kegunaan : Untuk mengetahui Identitas karyawan keseluruan dalam perusahaan.

Pemakai : Pimpinan Perusahaan.

Pengisi : Bagian Personalia.

Sumber data : Bagian Personalia.

Frekwensi : Tergantung Keinginan atau masalah yang ada

Rumus : -

Penyimpanan : f1 s/d f5 diambil dari karyawan.dbf

F10 diambil dari jabatan.dbf

Laporan Presensi Kerja

Kegunaan : Untuk mengetahui prestasi dan kehadiran kerja karyawan.

Pemakai : Pimpinan Perusahaan.

Pengisi : Bagian Personalia.

Sumber data : Bagian Pengawas.

Frekwensi : Setiap hari kecuali hari libur atau hari besar.

Rumus : -

Penyimpanan : f1 dan f2 diambil dari karyawan.dbf

f10 diambil dari Jabatan.dbf

f12 diambil dari Bagian.dbF

II.5 Perancangan Formulir / Pengkodean

Dalam proses pengolahan data penggajian ini, dirancang input sebagai langkah awal dalam proses penggajian. Inputan merupakan bentuk dari dokumen dasar yang digunakan merupakan bentuk tampilan input pada layar monitor.

Form Data Karyawan

Gambar : Disain Form Data Karyawan

Pengisi Formulir : Petugas Personalia

Pemakai : Bagian personalia Perusahaan

Periode Masukan : Saat ada pegawai baru , atau saat membetulkan data pegawai

Frekwensi : Tidak tentu, biasanya hanya diperlukan pada saat awal komputerisasi

Penyimpanan : Pada file karyawan.dbf

Form Data Absen

Pengisi Formulir : Petugas Pengawas

Pemakai : Bagian personalia Perusahaan

Periode Masukan : Pada akhir jam kerja pegawai dalam satu hari

Frekwensi : Setiap hari

Penyimpanan : Absen.dbf

Form Golongan

Gambar Desain Form Golongan

Pengisi Formulir : Bagian Keuangan

Pemakai : Bagian Keuangan

Periode Masukan : Tidak tentu, jika ada perubahaan golongan dari atasan

Frekwensi : -

Penyimpanan : Golongan.dbf

Form Jabatan

Gambar Desain Form Jabatan

Pengisi Formulir : Bagian Keuangan

Pemakai : Bagian Keuangan

Periode Masukan : Tidak tentu, jika ada perubahaan Jabatan dari atasan

Penyimpanan : Jabatan.dbf

Form Bagian

Gambar Desain Form Bagian

Pengisi Formulir : Bagian Keuangan

Pemakai : Bagian Keuangan

Periode Masukan : Tidak tentu, jika ada perubahaan Bagian dari atasan

Frekwensi : -

Penyimpanan : Bagian.dbf

Form Potongan

Pengisi Formulir : Bagian Keuangan

Pemakai : Bagian Keuangan

Periode Masukan : Tidak tentu, jika ada perubahaan Potongan dari atasan

Frekwensi : -

Penyimpanan : Potongan.dbf

Form Penggajian Karyawan

Gambar Desain Form Penggajian Karyawan

Pengisi Formulir : Bagian Keuangan

Pemakai : Bagian Personalia Perusahaan

Periode Masukan : Akhir Bulan

Frekwensi : Setiap Bulan

Penyimpanan : Diambil dari Karyawan.dbf, Bagian.dbf, Jabatan.dbf, Golongan.dbf, Potongan.dbf, Absen.dbf

II.6 Perancangan Bentuk Layar Masukan

Bentuk Layar Masukan Data Karyawan

Bentuk Layar Masukan Absensi Kerja

Bentuk Layar Masukan Bagian

Bentuk Layar Masukan Jabatan

Bentuk Layar Masukan Golongan

Bentuk Layar Masukan Potongan

Bentuk Layar Masukan Penggajian Karyawan

II.7 Perancangan Basis Data

Model Data Logika ( MDL )

Model data logika adalah satu teknik untuk menjelaskan dengan baik struktur informasi dan aturan-aturan sebagai masukan pada proses perancangan database.

Pada terminasi model data logika, satu kerangka pandangan pemakai terdiri dari :

· Entity

· Relationship

· Kunci primer

· Kunci alternatif

· Kunci tamu

· Aturan kunci bisnis

MDL I : Mengidentifikasikan entity utama

Dari diagram arus data perusahaan diperoleh entity-entity utama untuk sistem pengendalian penggajian :

1. Karyawan : Berisikan Informasi mengenai Data-data karyawan

2. Bagian : Berisikan Informasi mengenai Bagian-bagian yang ada pada perusahaan tersebut dan nantinya berguna untuk menentukan karyawan bekerja pada bagian mana.

3. Golongan : Berisikan Informasi mengenai Golongan-golongan yang ada pada perusahaan tersebut dan juga nantinya menentukan karyawan tersebut golongan mana.

4. Jabatan : Berisikan Informasi mengenai Jabatan-jabatan yang ada pada perusahaan tersebut dan juga menentukan karyawan nantinya menjabat sebagai apa.

5. Potongan : Berisikan Informasi mengenai Potongan-potongan yang akan diterima oleh karyawan.

6. Absen : Berisikan Informasi mengenai Kehadiran kerja Karyawan yang dihitung setiap hari kerja , yang mana nantinya ini berguna untuk mendapatkan Bonus hasil prestasi kerja.

Gambar :

Perancangan MDL-1 : Entity

MDL-2 Menentukan Hubungan ( relationship) antar entity

Mencari Hubungan atau relasi antara ke enam entity atau file diatas maka kita dapatkan hubungan sebagai berikut :

· Satu Karyawan dapat mempunyai 30 absen yaitu selama 1 bulan lamanya berarti disini hubungannya yaitu One To Many

· Satu Golongan dapat dimiliki oleh banyak karyawan juga disini hubungannya adalah One To many.

· Satu Jabatan juga dapat dimiliki oleh banyak karyawan tetapi tergantung pada bagian mana karyawan tersebut bekerja, dan tidak boleh dalam satu bagian berarti disini hubungannya adalah One To many.

· Satu Bagian dapat banyak karyawan berarti disini hubungannya adalah One To Many.

· Satu potongan dapat dimiliki oleh banyak karyawan, ini juga hubungannya adalah One To Many.

MDL 3 Menentukan Kunci primer dan alternatif

Mendokumentasikan kunci primer untuk masing-masing entity

1. Karyawan : Primary key = NIK

Regular Key = kode_jbtn, kode_bgn, gol, kode

2. Bagian : Primary key = kode_bgn

3. Jabatan : Primary Key = kode_jbtn

4. Golongan : Primary Key = gol

5. Potongan : Primary Key = kode

6. Absen : Regular Key = nik, tgl_msk

Perancangan MDL-3 : Kunci Primer

MDL 4 Menetukan Kunci tamu

Pada tahap ini kunci tamu untuk masing-masing entity akan diidentifikasi dengan cara menyelidiki dan memeriksa relationship.

· Karyawan : Kunci tamu = kode_bgn, kode_jbtn, gol, kode

· Absen : Kunci tamu = NIK, tgl_msk.

Gambar

Perancangan MDL-4 : Kunci Tamu

MDL 5 Menentukan kunci aturan bisnis

MDL 6 Melengkapi semua Field yang diperlukan untuk penyelesaian ini, maka didapatkan hasil gambar sebagai berikut

Perancangan MDL-6 : Attribut Bukan Kunci

MDL 7 Validasikan aturan Normalisasi

Hasil rancangan sampai dengan MDL-6 ternyata telah memenuhi syarat sebagai MDL-7, atau dengan kata lain bentuknya telah ternormalisasi. Semua file telah memenuhi bentuk normal ketiga. Redudansi dan Inkonsistensi telah direduksi

MDL 8 Menentukan Domain

Keterangan :73

C adalah Character, C5 = character 5 Huruf

N adalah Numeric, N8 = Numeric 8 huruf

D adalah Date

DT adalah Date Time

II. 8 Perancangan Proses / menu

Program yang akan dibangun mempunyai menu dan sub-sub menu yang dapat digambarkan dalam bentuk bagan berjenjang sebagai berikut :

Gambar Menu Program

Menu Utama terdiri dari empat menu yaitu : FILE, REPORT, SETUP, HELP. Masing-masing Sub dari menu tersebut mempunyai Sub menu lagi.

Menu FILE yaitu terdiri dari sub Menu :

- Identitas Karyawan : Berfungsi untuk mengolah segala hal yang menyangkut Identitas karyawan.

- Presensi Kerja : Berfungsi untuk mengetahui Jumlah jam kerja atau kehadiran kerja Karyawan, ini juga berguna dalam menentukan apakah karyawan tersebut mendapatkan bonus.

- Exit : Berfungsi untuk keluar dari Program

Menu REPORT yaitu terdiri dari sub menu :

- Karyawan Perbagian : Berfungsi dalam menampilkan data karyawan per bagian atau per departemen.

- Karyawan Keseluruan : Berfungsi dalam menampilkan data-data karyawan secara keseluruan yang ada didalam perusahaan tersebut

- Penggajian Karyawan : Berfungsi dalam menampilkan Laporan gaji seluruh karyawan.

Menu SETUP yaitu terdiri dari sub menu :

- Gaji : berfungsi dalam mengolah data gaji berdasarkan bagian, golongan, jabatan, potongan.

- Passwords : berfungsi mengolah data paswords atau mengubah data paswords yaitu terdiri dari paswords awal program dan juga paswords Gaji.

Menu HELP yaitu terdiri dari sub menu :

About : Berfungsi dalam menampilkan Informasi Sistem.